Kamis, 06 September 2012

Bab. 6 Teknologi Reproduksi dan Bioteknologi


  1. Rekayasa reproduksi adalah suatu usaha manusia untuk mengembangbiakan makhluk hidup dengan cara rekayasa  tahapan-tahapan proses reproduksi yang berlangung secara alami.
  2. Rekayasa reproduksi dapat dilakukan dengan cara kultur jaringan, kloning, DNA rekombinan, hibridisasi, inseminasi buatan, dan bayi tabung.
  3. Kultur jaringan adalah teknik mendapatkan keturunan bibit unggul dalam jumlah yang banyak dan memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  4. Kloning adalah penggunaan sel somatik makhluk hidup multiseluler untuk membuat satu atau lebih individu dengan materi genetik yang sama atau identik.
  5. DNA rekombinan, yaitu teknik menyisipkan sepotong gen yang memiliki sifat tertentu ke dalam sel lain.
  6. Hibridisasi adalah persilangan antara varietas dalam spesies yang sama yang memiliki sifat unggul.
  7. Inseminasi buatan adalah pembuahan yang terjadi pada sel telur dengan sperma yang disuntikkan pada kelamin betina.
  8. Bayi tabung adalah bayi yang merupakan hasil pembuahan yang berlangsung di dalam tabung.
  9. Dampak positif rekayasa reproduksi sebagai berikut: Menciptakan bibit unggul, Meningkatkan gizi masyarakat, Melestarikan plasma nutfah, Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sesuai dengan keinginan manusia, Membantu pasangan yang kesulitan mendapatkan anak dengan jalan pintas yaitu bayi tabung.
  10. Dampak negatif rekayasa reproduksi sebagai berikut: Pada perbanyakan keturunan dengan kultur jaringan yang memiliki materi genetis yang sama akan mudah terkena penyakit, Merugikan petani dan peternak lokal yang mengandalkan reproduksi secara alami, Dikhawatirkan adanya penyalahgunaan teknologi reproduksi untuk kepentingan pribadi yang merugikan orang lain,  Mengganggu proses seleksi alam.
  11. Bioteknologi adalah pemanfaatan biologi untuk kesejahteraan umat manusia.
  12. Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme sebagai alat untuk menghasilkan produk dan jasa.
  13. Bioteknologi konvensional mempunyai beberapa manfaat, yaitu: Meningkatkan nilai gizi dari produk-produk makanan dan minuman, Menciptakan sumber makanan baru, Membuat makanan yang tahan lama, Meningkatkan perekonomian rakyat.
  14. Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menciptakan bibit-bibit unggul yang akan memberikan produk bermutu tinggi secara kualitas dan kuantitasnya. 

1 komentar:

Dhol mengatakan...

terimakasih pak

Just My Imagination